Advertise
300x250
Here

Ads by Seocips.com

Jumat, 07 September 2012

7 PENYEBAB KINERJA KOMPUTER MELAMBAT

Ini adalah 7 Penyebab Kinerja Komputer Melambat :
Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain. Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online. Berikut 7 Penyebab Kinerja Komputer Melambat, yaitu :

1. Spyware, Adware dan Sejenisnya
Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini. Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.

2. Banyaknya Aplikasi Berjalan di Belakang
Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns. Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.

3. Hard disk (HDD) Yang Sudah Berumur
Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat. Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.

4. RAM Memori Yang Kecil
Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available). Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).

5. Konflik Aplikasi Atau Program Yang di Install
Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus. Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya. Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.

6. Pemilihan Software Yang Kurang Tepat
Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya : Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB. Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya). Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.

7. Banyaknya Software Yang Terinstall
Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan atau waktu respon-nya. Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.

Sabtu, 04 Agustus 2012

KUE PANDAN WIJEN















Dilihat dari bentuknya, kue pandan wijen ini bisa dikatakan merupakan variasi dan kreasi dari kue bapel atau juga dikenal sebagai kue wafel, yang diberi tambahan aroma perpaduan dari pandan dan wijen, sehingga menghasilkan kue bapel dengan rasa pandan wijen yang unik dan spesial.

Kue wafel rasa pandan wijen ini lebih enak lagi dinikmati bersama kopi atau teh hangat di saat-saat santai sekeluarga.

BAHAN :
4 kuning telur
2 putih telur, kocok kaku
70 gr margarin cair
30 gr gula pasir
250 cc susu cair
200 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
1/4 sdt garam

5 daun suji dan 3 daun pandan, haluskan. Tambahkan 50 cc air, saring.
50 gr wijen

CARA MEMBUAT :
1. Campur kuning telur dengan margarin cair, gula pasir, susu cair, dan air pandan, aduk rata, sisihkan.
2. Ayak tepung terigu dengan baking powder, campur dengan adonan telur lalu aduk rata hingga licin.
3. Masukkan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk hingga rata dan kalis. Tambahkan wijen, aduk rata.
4. Panaskan cetakan wafel bentuk apa saja, tuangkan 50 ml adonan dalam cetakan, kemudian tutup. Masak hingga matang dan kedua permukaan wafel kecoklatan, angkat. Dinginkan.
5. Setelah dingin, kemas dengan plastik.

Untuk 8 orang

KUE KETAN KINCA















Sajian kue tradisional ini berasal dari kota Surabaya.

BAHAN :
500 gr beras ketan
200 ml air
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
1 butir kelapa muda, kupas kulit, parut panjang

BAHAN KINCA :
500 gr gula merah
1 sdt garam
2 lbr daun pandan
100 ml air

BAHAN TABURAN :
500 gr kelapa muda, kupas kulit, parut panjang, kukus

CARA MEMBUAT :
1. Cuci beras ketan hingga bersih, kukus hingga setengah matang, angkat, pindahkan ke dalam panci. Tambahkan air garam dan daun pandan, jerangkan panci di atas api, masak hingga air terhisap beras. Kukus ketan bersama kelapa parut hingga ketan matang.
2. Tumbuk ketan selagi panas, masukkan ketan ke dalam wadah. Tekan-tekan hingga padat, keluarkan dari loyang, potong-potong.
3. Jerangkan semua bahan kinca hingga kental.
4. Siapkan piring, letakkan potongan ketan di atas piring, taburkan kelapa parut di atasnya, tuangi kinca.

Untuk 4 porsi.

KUE PISANG KELAPA

















Kue pisang kelapa jelas merupakan kue tradisional Indonesia yang penuh dengan nuansa cita rasa khas nusantara karena bahan utama kue ini yakni pisang dan kelapa merupakan bahan pangan yang secara tradisional banyak digunakan untuk membuat berbagai ragam kue tradisional Indonesia.

BAHAN :
200 gr kelapa setengah tua, parut memanjang
2 buah pisang raja matang, iris serong
80 gr tepung beras
200 cc santan kental
1 sdt garam
80 gr gula pasir
50 gr tepung terigu
200 cc santan untuk adonan
2 butir telur
Minyak untuk olesan

CARA MEMBUAT :
1. Campur santan dan tepung terigu, kemudian masak hingga mengental, aduk rata, angkat.
2. Campur tepung terigu yang telah dimasak dengan kelapa parut, tepung beras, gula pasir, dan garam, aduk rata. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
3. Panaskan cetakan kue carabikang, olesi dengan minyak.
4. Masukkan adonan ke dalam cetakan hingga penuh, lalu tutup. Panggang dengan api kecil hingga setengah matang, tata atasnya dengan sepotong pisang, masak sebentar, angkat.
5. Sajikan panas dengan ditaburi gula pasir.

Untuk 15 buah

KATRISOLO















Dari namanya, kue tradisional nusantara ini sebenarnya bukan berasal dari kota Solo, melainkan dari Indonesia Bagian Timur. Kue katrisolo merupakan salah satu jajanan kue tradisional yang menggunakan bahan gula merah untuk memberikan rasa manis pada kuenya.

BAHAN 1 :
250 gr beras ketan, cuci bersih
100 cc santan kental
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan

BAHAN 2 :
2 lembar daun pandan
6 butir telur, kocok lepas
400 cc santan kental
350 gr gula merah, sisir halus
40 gr tepung maizena
100 gr tepung terigu
Untuk Taburan : tepung beras secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Adonan 1 : Kukus beras ketan selama 20 menit sampai setengah matang, angkat.
2. Masak santan, garam, dan daun pandan sampai mendidih, aduk rata, angkat.
3. Taruh ketan setengah matang dalam wadah, tuangkan santan matang, lalu aduk sampai tercampur rata.
4. Kukus lagi ketan selama 20 menit sampai matang, angkat.
5. Siapkan loyang ukuran 16 cm yang telah dialas plastik sampai bibir loyang. Tuangkan ketan dalam loyang lalu padatkan, taburi dengan
tepung beras di permukaannya, sisihkan.
6. Adonan 2 : Didihkan santan dan daun pandan, angkat, dinginkan.
7. Campur tepung maizena, tepung terigu, dan gula merah. Tambahkan sedikit demi sedikit santan dan telur, aduk sampai tercampur rata dan
tidak bergerindil.
8. Tuangkan Adonan 2 di atas ketan, lalu kukus sampai matang. Angkat.

Untuk 12 potong

PISANG RAI
















Pisang Rai merupakan jajanan tradisional dari Pulau Bali.

BAHAN :
500 gr tepung beras
2 sdm air kapur sirih
1/2 sdm garam
200 gr kelapa muda parut
20 buah pisang raja, potong serong 1 cm
350 ml air mendidih
Daun pisang secukupnya
Daun pandan secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Didihkan air dan daun pandan.
2. Ambil sebagian tepung beras, siram dengan air mendidih tadi hingga matang. Aduk-aduk, lalu masukkan sisa tepung sedikit demi sedikit hingga habis dan tambahkan garam dan air kapur sirih.
3. Celupkan pisang yang sudah dipotong serong 1 cm ke adonan satu per satu, olasi dengan daun pisang, kukus hingga matang. Angkat.
4. Sajikan dengan kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam.

Untuk 45 buah.

BOLU KUKUS















Kue bolu kukus merupakan salah satu kue nusantara yang sangat lazim dan mudah ditemui. Bentuknya yang menyerupai bunga yang sedang mekar merupakan salah satu daya tarik kue bolu kukus ini, selain rasanya yang manis dan tekstur kue yang lembut di lidah.

BAHAN :
300 gram tepung terigu
250 gram gula pasir
5 butir kuning telur ayam
4 putih telur ayam
1/2 sdt soda kue
175 cc air soda tanpa rasa (bisa memakai Sprite atau 7Up)
1/2 sdt vanila
1 sdm coklat bubuk
1/4 sdt pewarna coklat/pasta coklat
Paper cup/kertas minyak/kertas roti untuk alas cetakan

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur, gula dan vanila sampai kental dan mengembang, lalu masukkan bergantian, 1/2 bagian tepung, 1/2 bagian air soda, begitu seterusnya sampai adonan habis, aduk rata.
2. Ambil 5 sdm adonan, tambahkan pewarna coklat dan coklat bubuk, aduk rata, sisihkan.
3. Siapkan dan beri alas kurang lebih 20 cetakan bolu kukus dengan paper cup/kertas roti, lalu masukkan ke dalam panci kukus yang airnya sedang mendidih.
4. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai hampir penuh lalu tambahkan 1-2 sdt adonan yang diberi pewarna coklat dan coklat bubuk. Lakukan sampai adonan habis.
5. Tutup panci kukusan, kukus dengan api besar +/- 20 menit atau sampai kue matang dan merekah di bagian atasnya. Angkat, dinginkan. Bolu kukus siap untuk disajikan.

Untuk 20 buah.